INOVASI MODEL PROJECT BASED LEARNING
DENGAN INDIKATOR BERFIKIR KREATIF

SINTAKS PEMBELAJARAN MODEL PROJECT  BASED LEARNING
FASE
Kegiatan
Inovasi PjBL
Penentuan pertanyaan mendasar atau esensial

Guru bersama siswa menentukan topic proyek yang akan dilakukan
Guru bersama siswa menentukan topic proyek yang akan dilakukan

Topic yang diberikan kepada seluruh kelompok sama, akan tetapi proyek yang dilakukan berbeda. Sehingga setiap kelompok memiliki gagasan baru yang berbeda
Mendisain perencanaan proyek

Guru memfasilitasi siswa untuk merancang langkah-langkah kegiatan penyelesaian proyek beserta pengelolaannya
Siswa  merancang langkah-langkah kegiatan penyelesaian proyek beserta pengelolaannya.

Siswa menyusun langkah-langkah proyek dengan inovasi baru.

Menyusun jadwal

Guru memberikan penampingan kepada siswa melakukan penjadwalan semua kegiatan yang telah dirancangnya.
siswa melakukan penjadwalan semua kegiatan yang telah dirancangnya.

Siswa menyusun jadwal pelaksanaan proyek.

Memonitor kemajuan proyek

Guru memfasilitasi siswa dan memonitor siswa dalam melaksanakan rancangan proyek yang telah dibuat
Guru memfasilitasi siswa dan memonitor siswa dalam melaksanakan rancangan proyek yang telah dibuat agar proyek yang dikerjakan logis, efektif dan efisien.

Siswa melaksanakan proyek sesuai dengan rancangan dan jadwal yang telah direncanakan.
Siswa menerapkan konsep-konsep atau pengetahuannya dalam situasi baru dan berbeda
Menguji proses dan hasil belajar

Guru memfasilitasi siswa untuk mempresentasikan dan mempublikasikan hasil karya.
Guru memfasilitasi siswa untuk mempresentasikan dan mempublikasikan hasil karya.

Siswa mempresentasikan hasil proyeknya, kelompok lain memberikan masukan untuk perbaikan laporan pelaksanaan proyek. Anggota kelompok bersikap terbuka dan responsive terhadap perspektif baru dan berbeda

Setiap kelompok mempublikasikan hasil proyeknya ke website sekolah.
Melakukan evaluasi pengalaman membuat proyek atau melaksanakan proyek
Guru dan siswa pada akhir proses pembelajaran melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil tugas proyek
Guru dan siswa pada akhir proses pembelajaran melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil tugas proyek.





      INDIKATOR BERFIKIR KREATIF
Beberapa kecakapan terkait kreatifitas yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran antara lain sebagai berikut.
a. Memiliki kemampuan dalam mengembangkan, melaksanakan, dan menyampaikan gagasan-gagasan baru secara lisan atau tulisan.
b. Bersikap terbuka dan responsive terhadap perspektif baru dan berbeda.
c. Mampu mengemukakan ide-ide kreatif secara konseptual dan praktikal.
d. Menggunakan konsep-konsep atau pengetahuannya dalam situasi baru dan berbeda, baik dalam mata pelajaran terkait, antar mata pelajaran, maupun dalam persoalan kontekstual.
e. Menggunakan kegagalan sebagai wahana pembelajaran.
f. Memiliki kemampuan dalam menciptakan kebaharuan berdasarkan pengetahuan awal yang dimiliki.
g. Mampu beradaptasi dalam situasi baru dan memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan.

Point penting yang perlu
1.    Hikmah berharga/ Kesulitan yang dialami siswa selama belajar dengan model yang telah diinovasi:
·         Guru harus memiliki  keterampilan bertanya dengan baik, sebagai salah satu upaya memberikan stimulus agar siswa mau menyampaikan gagasan ide projek yang akan dilaksanakan.
·         Alokasi waktu setiap tahap pembelajaran perlu direncanakan dengan baik.
·         Ada siswa yang tidak berkontribusi dalam kelompoknya.

2.    Hal-hal penting yang terjadi selama proses pembelajaran:
·         Siswa merancang projek dan jadwal pelaknaannya   

3.    Keberhasilan  atau hal positif pembelajaran dengan menggunakan inovasi model PjBL dengan kemampuan berfikir kreatif:
·         Siswa memiliki inovasi
·         Siswa dilatih untuk bertanggungjawab
·         Penerapan hasil belajar pada kehidupan nyata (penerapan pembelajaran bermakna)
·         Mengembangkan karakter mandiri, bertanggung jawab, kreatif, jujur


4.    Letak kesulitan atau hal negative dalam menerapkan model inovasi baik bagi guru maupun siswa
·         Ada materi yang tidak sesuai untuk menerapkan model pembelajaran ini.



Bahan diskusi:
1.    Apakah inovasi model PjBL ini efektif dilaksanakan disekolah yang sarana dan prasarananya kurang memadai?
2.    Bagaimana cara mengatasi siswa yang tidak mau berkontribusi dalam kelompoknya?
3.    Apakah inovasi model PjBL ini dapat dilaksanakan pada setiap KD?

Komentar

  1. saya akan menaggapi pertanyaan no 2.
    cara mengatasinya dengan memberikan pembagain tugas di dalam kelompok, agar semua siswa mendapatkan tugasnya masing" dan dapat berkontribusi dalam kelompoknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih
      saran yang sangat membantu

      apakah jumlah anggita kelompok berpengaruh?

      Hapus
  2. Trima kasih, sintaknya sangat membantu, llu aa peran guru dalam model ini

    BalasHapus
  3. Terimakasih kak novri. Artikel nya sangat membantu, sehingga yang membaca bisa memahami penggunaan pbjl dalam pembelajaran.

    BalasHapus
  4. sangat membantu dalam jenis model pembelajaran terbaru sehingga dapat memberikan warna dalam setiap proses pembelajaran sehingga siswa tidak merasa bosan dalam menjalani PBM

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer